Dampak PEMILU

   Akhirnya sekarang terkuak. Para caleg yg nampang dan narsis di jalan-jalan motivasi utamanya bukan berjuang demi rakyat tapi mencari kekuasaan dan kekayaan pribadi. Di Ambon, ada seorang caleg dari sebuah partai berlambang beringin nekad meminta kembali karpet sumbangan yg diberikannya kepada ibu-ibu pengajian yg berjumlah dua buah. Caleg tsb menyumbangkan karpet pada ibu-ibu pengajian dengan harapan memperoleh suara dari mereka. Namun ketika hari H dan pas penghitungan suara ternyata caleg tersebut kalah hanya satu suara dengan caleg lainnya. Kontan saja caleg tersebut langsung frustasi dan memaksa istrinya meminta karpet yg telah diberikannya pada ibu-ibu pengajian tsb.

   Dari berita di atas ternyata dapat diketahui dan diambil pelajaran untuk ke depannya bahwa kita jangan memilih caleg yg motivasinya hanya untuk memperkaya diri karena bisa dipastikan mereka yg terpilih akan merugikan negara alias korupsi untuk mengembalikan modal yg telah dikeluarkan. Kita sebagai rakyat yg punya suara HARUS secara kompak membuat KONTRAK POLITIK dengan para caleg tersebut yg isinya bahwa dia tidak akan bertambah kaya karena jabatannya dan TIDAK AKAN stres atau frustasi jika kalah. Kalau mereka sanggup menandatangani KONTRAK POLITIK dari kita maka dia bisa dipilih. Kedengarannya lucu tapi ini penting demi kemajuan bersama. Sanggup TIDAK ??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s