Jadilah Orang Biasa, Jangan jadi orang LUAR BIASA!

Ini mungkin sedikit bertentangan dengan para motivator karena biasanya motivator selalu mengajak pesertanya menjadi luar biasa. Bagi saya kenapa harus jadi luar biasa, lebih baik jadi orang biasa saja.
Lihat aja pesta demokrasi kemarin, banyak orang berkompetisi jadi orang yang luar biasa bahkan mungkin akan berlanjut. Menjadi orang luar biasa itu mahal karena harus mengeluarkan uang ratusan ribu sampai jutaan dan diberikan pada sang motivator, mendingan jadi orang biasa, hidup bersahaja, tidak usah terlalu berambisi (terlalu ngoyo…itu kata orang Jawa). Orang yg luar biasa tidak bisa menyatu dengan rakyat kecil atau masyarakat biasa karena pasti orang yang luar biasa pasti bergaul hanya dengan orang yg luar biasa juga. Selain itu, orang yg luar biasa tidak akan mau makan di warung-warung pinggir jalan (warung HIK alias angkringan….itu kata orang Jawa), mereka hanya mau makan di restoran mewah. Lihat aja seminar motivasi pasti di restoran elit atau hotel berbintang.
Orang biasa itu hidupnya tanpa beban namun dibalik itu semua tersimpan kekuatan dahsyat untuk mencapai kesuksesan. Daripada orang luar biasa hidupnya tidak tenang, banyak beban, tidak bahagia, dan banyak ambisi untuk meraih semua impiannya sehingga dia jadi tidak bisa menikmati hidup. Jadi, pesan saya, jadilah orang biasa sehingga Anda dapat menikmati hidup dan bisa meraih bahagia.

3 pemikiran pada “Jadilah Orang Biasa, Jangan jadi orang LUAR BIASA!

  1. Jadilah orang biasa……………., biasa ke hotel, biasa naik Alphard, biasa ke Bali, biasa ke Puncak, biasa beli Rolex, haaaallaaaahhh…..sudahlah, mbah mau ke angkringan sebelah dulu, nitip nggak……

  2. Orang luar biasa tidak harus berwujud materi, tapi bisa semangatnya. Kalaujadi orang luar biasa maka dia bisa menularkan semangatnya untuk orang lain. kalau jadi biasa aja ngapain dilahirkan….

  3. sepertinya penulis artikel di atas gak pernah berprestasi ya ? jadi trauma untuk menjadi orang luar biasa, inget bung….ambisi dunia tidak berarti “pengkianatan” terhadap akhirat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s