Pemimpin aristokrat vs Pemimpin entrepreneur

Akhir-akhir ini kita disibukkan oleh berita politik mengenai kasus korupsi kelas kakap dimana seorang koruptor bisa mengadu domba antar institusi. Nah, di sini kita bisa lihat bagaimana kepemimpinan seseorang diuji.

Kasus ini sebenarnya bukanlah kasus yg besar tapi hanya kasus sepele.Namun, menjadi besar tatkala pemimpin yg diamanahi menyelesaikan ini tidak tegas. Ini sangat wajar karena yg kita lihat pemimpin-pemimpinnya berjiwa aristokrat dimana setiap ambil keputusan tak bisa cepat dan tepat.Kebanyakan mikir dan pertimbangan.

Berbeda dengan pemimpin berjiwa entrepreneur dimana pemimpin tipe ini ketika mengambil keputusan berdasarkan intuisi,menuruti kata hati, dan mampu melihat peluang di dalam masalah. Pemimpin yg seperti ini yg dibutuhkan Indonesia. Pemimpin seperti ini bisa dibentuk dengan didikan yg tepat ketika masih kecil.

Banyaknya pemimpin berjiwa aristokrat disebabkan karena penjajahan Belanda selama 350 tahun. Penjajahan Belanda merusak pola pikir masyarakat.

Bisa kita lihat,pemimpin berjiwa entrepreneur berhasil dalam memimpin. Di Solo, walikotanya punya background entrepreneur dan beliau mampu menata kota Solo menjadi kota yg indah,tertib,dan aman. Contoh lain, ketika wapresnya masih Jusuf Kalla (JK) banyak gebrakan-gebrakan yg awalnya kontroversi tapi akhirnya membuat rakyat berseri-seri.

Tulisan ini hanya pendapat pribadi. Yang didamba rakyat Indonesia adalah pemimpin yg cerdas, cermat, cepat, dan tepat mengambil keputusan. Rakyat sudah lelah dengan janji-janji. Rakyat butuh bukti.

5 pemikiran pada “Pemimpin aristokrat vs Pemimpin entrepreneur

  1. penulis blog alangkah baiknya tidak tendesius,
    analisisi nya masih kurang mendalam, data-data yang disajikan juga kurang
    sehingga kesimpulan yang didapatkan seperti menghakimi sesuatu…

    keep writing okay ^^

  2. Saya tidak tahu latar belakang Presiden kita ada turunan bangsawan atau bukan. Yang jelas dia orang Jawa yang mendapat pendidikan militer. Tapi sepertinya pendidikan militer ini tidak malah membuat dia menjadi tegas. Mungkin karena telah terlalu lama berpolitik. Untung saya dulu golput. Hahaha🙂

    Nice post Pak Satriyo🙂

  3. terlepas dari kekurangan artikel di atas, yang jelas bagi saya Seorang Enterpreneur lebih dari seorang pemimpin biasa. Dunia Entepreneur sangat komplek, di dalamnya ada multitalenta. Manajemen, profesional, marketing dan lainnya. Maka dari itu pemimpin yang berjiwa enterpreneur adalah harapan bagi bangsa kita. bukan hanya di tingkat kepala negara tapi kepala sekolah pun harus berjiwa enterpreneur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s