Mengapa kita diuji?

Manusia hidup tidak selamanya lempeng alias mulus jalannya,kadang harus melewati rintangan, semak belukar, kerikil tajam,ranjau, atau harus melewati binatang berbisa (hehehe…sedikit lebay boleh dunkz).

Ketika dihadapkan dengan ujian hidup, reaksi manusia bermacam-macam. Ada yg mengeluh biasa, menangis, marah-marah, mecahin piring, dan yg paling parah atau separah-parahnya manusia adalah menyalahkan Allah ketika diberi ujian. Padahal di dalam Qur’an telah dijelaskan bahwa orang belum dikatakan beriman sebelum diuji oleh Allah.

Ujian itu bermacam-macam. Ada ujian untuk menguji tingkat keimanan seseorang, ujian untuk menyelamatkan manusia, ujian sebagai teguran kepada manusia supaya sadar akan kesalahannya, dan yg terakhir ujian karena Allah murka melihat tingkah hambaNya yg melampaui batas (inilah disebut azab).

Namun ketika diberi ujian hidup, hendaknya kita ber-husnuzon alias berbaik sangka pada Allah. Jangan malah ber-su’uzon atau berburuk sangka pada Allah karena Allah itu menurut prasangka hambaNya.

Selain itu, ketika menerima ujian hendaknya dikembalikan kepada diri sendiri jangan menyalahkan keadaan karena bisa jadi ujian yg kita terima sekarang adalah akibat kesalahan yg kita perbuat di masa lalu. Misalnya, kita kehilangan duit 10 juta. Bisa jadi kita kehilangan duit 10 juta karena dulu kita pernah menipu atau mengambil hak orang lain tanpa izin sehingga ini teguran dari Allah. Setelah tahu kesalahan kita dulu, kemudian langsung bertaubat dan memohon ampun pada Allah dan berjanji tidak akan mengulangi lagi kesalahan yg dulu pernah kita perbuat.

Mungkin hanya ini yg bisa saya bagikan. Tulisan ini tidak sempurna,mohon masukan dari pembaca.

5 pemikiran pada “Mengapa kita diuji?

  1. MENGAPA KITA DIUJI? KERANA ALLAH ITU MAHA ADIL. DIA TAK AKAN UJI KEPADA UMATNYA KALAU UMATNYA TIDAK TAHAN NGAN UJIAN. JANGAN LARI DARI UJIAN ALLAH! …

  2. sebuah ujian adalah anugrah
    sebuah ujian adalah sumber inspirasi
    sebuah ujian adalah kesadaran pengabdian
    sebuah ujian adalah sumber petaka karena ada yang merasa telah melewatinya

  3. tapi kan yang namanya ujian berarti Allah masih sayang kepada kita kan, yang namanya ujian karena kemurkaan Allah itu bukannya ujian tetapi azab kan,tenang aja setiap orang yang beriman kan selalu diuji, semakin tinggi imannya semakin tinggi ujiannya, tapi tenang insyaAllah yang menimpa para insan muslimin dan muslima,bukan azab melainkan coaan dari Allah SWT,untuk menhetahui kita diuji atau diazab yaitu dengan melihat ke diri kita, apa benar kita memang berusaha memperbaika diri, dan berusaha beriman, jika memang demikian berarti kita insyaAllah sedang diuji,Allah mencintai hambanya yang senantiasa bertawakal dan berdoa keadanya,azab membawa kepada rasa bersalah sedangkan ujian membawa kekuatan dan keimanan yang semakin bertambah dari Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s