Asuransi Sedekah jilid 2

Tulisan ini lanjutan dari tulisan saya terdahulu. Jika asuransi biasa maka yang menanggung risiko dari investasi dana nasabah adalah nasabah sendiri karena jika perusahaan asuransi rugi atau bangkrut maka dana nasabah akan hangus. Ini beda dengan asuransi sedekah. Bedanya apa?

Jika asuransi biasa, nasabah membayar sejumlah premi untuk meminimalkan risiko finansial di masa depan karena hidup itu tidak bisa diprediksi (life is unpredictable), dan dapat dinikmati setelah jangka waktu tertentu atau karena sebab tertentu, itu pun harus melalui proses klaim yg rumit dan persyaratan yg tidak mudah.

Sedangkan asuransi sedekah yang menanggung adalah Allah Azza wa jalla karena alam semesta dan hidup kita itu milik Allah Azza wa jalla. Asuransi sedekah keunggulannya adalah ketika kita membayar ‘premi’ kepada Allah dalam bentuk sedekah di jalan Allah maka saat itu juga hasilnya akan dapat dinikmati walau kadang manusia (kita) tidak menyadarinya. Ada juga yg hari ini sedekah tapi yg mendapat manfaatnya adalah anggota keluarga kita. Sebagai contoh, ada seorang ibu tua yg suaminya menderita sakit parah (stroke) dan tak sadarkan diri, dia hampir putus asa. Lalu setelah selesai sholat, dia menyedekahkan uang satu-satunya di dompet (Rp 10.000,-)  dan diberikan kepada pengemis yg kebetulan meminta-minta di depan rumahnya. Dan ketika dia menengok keadaan suaminya dia terkejut karena suaminya langsung sadar. Si ibu tadi terharu dan langsung sujud syukur.

Asuransi sedekah tidak akan membuat kita rugi atau bangkrut tapi malah membuat kita makin kaya. Anda tidak percaya ? Buktikan sendiri dan rasakan manfaatnya.

3 pemikiran pada “Asuransi Sedekah jilid 2

  1. Pretty good post. I just stumbled upon your blog and wanted to say that I have really enjoyed reading your opinions. Any way I’ll be coming back and I hope you post again soon.

  2. saya percaya tentang keajaiban sedekah Gan…. Suatu saat kakak Saya lagi kekurangan dengan hartanya, hanya uang 50.000 di sakunya, tidak ada uang sedikitpun untuk menghidupi keluarganya dalam 1 bulan itu. Ketika sedang berjalan ditemuinya seorang pengemis tua yang meminta-minta, hati kakakku terenyuh ketika melihat pengemis tua karena ingat akan ibunya yang ada di kampung halamannya. Akhirnya Ia menyedekahkan semua uangnya.
    Saat pulang ke rumah, Suaminya mendapatkan uang dari hasil penjualan di bisnisnya dan itu cukup untuk membiayai keluarga dalam 1 bulan.
    Allah Maha Memberi….

    Regard

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s