Pekerjaan yg Mulia dalam Islam

Islam adalah agama Rahmatan lil ‘alamin. Islam diturunkan kepada seluruh umat manusia dengan tujuan menyelamatkan manusia dari zaman jahiliyyah menuju cahaya.

Selain itu, Islam turun untuk mengembalikan manusia keada fitrahnya, yaitu meyakini ke-Esa-an Allah Swt. Oleh karena itu, ajaran Islam yg pertama adalah dua kalimat syahadat (tauhid). Dalam hal materi, fitraj manusia menginginkan kekayaan atau keuntungan yg besar. Untuk memfasilitasi hal tersebut, Islam menghargai bentuk-bentuk usaha yg produktif dan memiliki nilai lebih dalam maslahat umum, dibanding usaha-usaha lain.

Dalam Islam, ada 2 usaha yg sangat dianjurkan, yaitu bercocok tanam dan berdagang. Orang yg bercocok tanam bila dijadikan sumber penghasilan, akan mendapat tiga keuntungan, yaitu :

1. Bekerja mencari nafkah, berarti telah menjalankan kewajibannya, dan akan dijanjikan pahala.

2. Ia telah mengikuti ajaran agamanya untuk bercocok tanam.

3. Ia telah membantu kehidupan makhluk Allah, merawat dan membesarkannya, untuk kemudian memanfaatkannya sesuai yang diperbolehkan oleh Allah Swt.

Selain bercocok tanam, usaha produktif lain yg dianjurkan dalam Islam adalah berdagang.

Nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi wa salam bersabda, ” Seorang pedagang yg jujur dan dapat dipercaya akan dikumpulkan bersama para nabi, para shiddiq, dan orang-orang yg mati syahid.” (HR. At Tirmidzi, Ad Darimi, dan Al Hakim).

Dalam hadits ini, sosok orang yg dipuji adalah pedagang yg jujur. Dengan dagangan dan kejujurannya, ia mendapat posisi yg sangat terpuji dan disejajarkan dengan para Nabi dan para shiddiq.

Baik berdagang atau bercocok tanam, keduanya tergolong usaha produktif. Tiap-tiap dari keduanya juga memiliki potensi untuk terus berkembang dan mengalami dinamika yang berkesinambungan, bila ditangani secara serius dan profesional.

Berbeda dengan bekerja sebagai pegawai, karyawan, dan sejenisnya, yang cenderung statis dan sulit berkembang, kecuali sekedar melalui fase-fase peralihan (naik pangkat, gaji, dan sejenisnya) yang sudah bisa ditebak alur dan batasnya. Wallahu A’lam.

Satu pemikiran pada “Pekerjaan yg Mulia dalam Islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s