Marketing = peluang kerja

Zaman sekarang adalah zaman globalisasi dimana tiap negara bebas melakukan hubungan dagang dengan negara lain tanpa batas. Globalisasi ‘menyamarkan’ batas antar negara. Apalagi sekarang telah diperlakukan hubungan dagang antara negara-negara ASEAN  dengan China. Hubungan dagang ASEAN-China memungkinkan China menjual barang ke negara-negara ASEAN (membuka pasar) dengan bea masuk 0 (nol) persen.

Indonesia pun mulai sadar (walaupun terlambat) dengan membuat kebijakan untuk memajukan industri dalam negeri demi membendung barang-barang murah dari China. Selain itu, pemerintah juga mulai (lagi-lagi terlambat) menggalakkan program kewirausahaan dengan memberikan kredit murah kepada UMKM dan pedagang kecil. Namun di sisi lain, pemerintah tidak mampu membendung tumbuhnya Mall atau Supermarket Besar atau mini market. Sungguh sangat ironis.

Di sisi lain, para lulusan perguruan tinggi sibuk mencari pekerjaan. Namun, yang pantas disayangkan adalah mereka (lulusan perguruan tinggi) inginnya bekerja di perusahaan besar dengan hanya duduk di balik meja dan ketika ada lowongan menjadi MARKETING,mereka langsung menolak dengan alasan MARKETING adalah profesi yg paling rendah. Padahal dunia marketing menjanjikan keuntungan lebih. Adapun keuntungan dari dunia marketing adalah : (1) Mental menjadi terasah, tahan banting, tidak cengeng; (2) Relasi atau jaringan bertambah ; (3) Penghasilan yang tak terhingga ; (4) Berpeluang besar menjadi seorang wirausahawan/pengusaha/pemilik usaha.

Ingat, orang-orang China yang sukses adalah seorang pengusaha, yang mengawali usahanya dengan menjadi seorang marketer/pedagang. Pengusaha-pengusaha pribumi yang sukses pun mengawali usahanya dengan menjadi marketing, sebagai contoh : Aa’ Gym, Yusuf Mansur, Sandiaga S. Uno, Ippho Santosa, dsb. Bahkan Rasulullah Muhammad SAW adalah seorang marketer murni.

Demikian sedikit tulisan dari saya. Tulisan ini hanyalah sebuah tulisan. Namun, insya Allah, penuh dengan makna. Satu pesan dari saya, profesi  MARKETING BUKANLAH profesi yang rendah.  So, Siapa Berani Jadi Marketer?

http://www.mastorry.wordpress.com

Satu pemikiran pada “Marketing = peluang kerja

  1. Betul sekali Gan,.. Menjadi marketing kurang diminati oleh banyak lulusan perguruan tinggi, malah memilih jadi pekerja kantoran dengan gaji sedikit…. marketing emang berat dan melelahkan tapi sebanding dengan apa yang didapatkan…

    Regard

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s