Semangat Cari Jodoh

SEMANGAT MENCARI JODOH

Assalaamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh..

1. Memperbaiki Diri.

Jika kita ingin mendapatkan jodoh yang shaleh atau shaleha, maka kita harus menjadi orang yang shaleh atau shaleha juga. Itulah maksud Allahu Ta’ala dalam firman-Nya :

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga)”. (Qs.24:26).

Memperbaiki diri disini pengertiannya ada dua, lahiriah dan bathiniah. Secara lahiriah kita perlu menjadi orang yang bersih, rapi dan menjaga bau badan. Tidak perlu berdandan yang berlebihan (tidak islami -pen). Tapi perlu kelihatan sebagai orang yang menarik (menebar senyum sedekah, bukan menebar pesona -pen).

Sebagian orang yang ingin menikah sangat berharap mendapatkan jodoh yang shaleh shaleha, tapi ia sendiri orang yang salah (tidak shaleh). Ini ibarat pungguk merindukan bulan. -Pen)

2. Tidak putus asa dalam berdoa.

Jangan pernah berputus asa untuk berdoa. Doa yang baik untuk mendapatkan jodoh adalah doa yang terdapat dalam Qs.Al-Furqon ayat 74 :

“Ya Robb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami Imam bagi orang-orang yang bertakwa”.

3. Ibadah sunnah diperbanyak.

Agar jodoh kita semakin cepat datang, kita juga perlu mendekati Allah Ta’ala ekstra ketat. Caranya tidak hanya mengandalkan ibadah wajib saja, tetapi juga dengan menambah ibadah-ibadah sunnah (nawafil), seperti sholat tahajjud, sholat dhuha, shaum, tilawah al-Qur’an, infaq dan lain-lain. Lakukan ibadah sunnah ini secara rutin setiap hari, agar iman kita bertambah dan doa kita semakin dikabulkan Allah subhanahu wa Ta’ala.

4. Memiliki kriteria yang tidak muluk.

Mengapa jodoh sulit datang kepada kita ?? Salah satunya mungkin disebabkan karena kriteria jodoh kita terlalu muluk. Kita ingin jodoh yang mapan, ganteng atau cantik, berpangkat, keturunan baik-baik dan beriman. Keinginan semacam itu sah-sah saja, tetapi jika hal tersebut dijadikan syarat untuk jodoh kita maka kita telah mempersulit diri sendiri.

Itulah sebabnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan jika kita tidak dapat memperoleh semuanya, maka pilihlah yang agamanya paling baik.

Hal ini berarti mungkin saja jodoh kita orang yang miskin, tak berpangkat, bukan keturunan baik-baik, akan tetapi kita perlu menerimanya asalkan agama atau ahalaqnya baik, Jangan kita menginginkan kesempurnaan dari orang lain, padahal diri kita tidak sempurna.

5. Memperluas pergaulan.

Cara yang lain agar cepat mendapatkan jodoh adalah dengan memperluas pergaulan. Dengan pergaulan yang luas kita juga lebih banyak mendapatkan pilihan. Seringkali jodoh itu datang bukan dari perkenalan langsung, tetapi dari kenalan teman kita. Itulah gunanya pergaulan yang luas. Ibarat seorang nelayan yang menebarkan jaringan luas untuk mendapatkan ikan yang lebih banya.

6. Meminta tolong orang lain.
Dengan meminta tolong kepada orang lain yang reputasinya baik. Orang tersebut bisa saja guru mengaji, murobbi, teman orangtua, saudara, atau lain-lain. Jangan malu-malu juga untuk mengulangi permintaan kita secara rutin, agar orang tersebut ingat bahwa kita meminta bantuan kepadanya.

7. Menyatakan hasrat secara langsung.

Bisa juga seorang wanita mendapatkan jodoh dengan cara menyatakan langsung kepada lelaki yang ditaksirnya, bahwa ia siap menikah dengannya.

Ini adalah cara yang masih asing dalam budaya Indonesia. Namun cara ini sebenarnya islami, karena pernah dilakukan oleh Siti Khadijah radliallahu ‘anhu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Siti Khadijah ra lah yang dahulu menyatakan hasratnya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melalui perantaranya.

Jadi buat kaum wanita yang merasa malu untuk menyatakan hasratnya, lebih baik nyatakan saja. Toh, semua itu kan sudah ada contohnya. Dan jangan sampai ada hubungan pacaran, tetapi langsung menikah yach. Oke.. ^_^

Semoga bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s